Kamis, 28 Agustus 2014

"Tai Ayam Yang Harus Semanis Coklat"

http://us.images.detik.com/content/2010/08/25/655/mafia-285.jpgSaat ini hidup menuntut kita agar terus berkembang dan bergerak. Para penipu pun makin rajin bersolek. mereka semakin rajin menutupi "borok" mereka yang berbau anyir itu dengan bedak politik yang tebal. yang semakin terlihat tebal ketika pemilu. Rasanya muak melihat para koruptor merajalela. melihat para Munafik menjadi pemimpin. melihat semua itu terjadi didepan mata.

Tapi mau bagaimana lagi? "Tai ayam harus semanis coklat". sebagai rakyat kecil ya harus menikmati. Menikmati semua fasilitas ya
ng sangat terbatas. karena kalaupun mau membongkar kebejatan para "TAI AYAM" kami harus melewati 3 rintangan. Yang pertama tentu dengan iming - iming harta untuk menutup mulut mereka yang berteriak. Jika tidak berhasil maka akan datang para mafia untuk mengancam mereka dan keluarga mereka. Bahkan ada yang remuk tanpa diliput media. dan terakhir mereka menyogok para pejabat atas untuk menutup mata dan telinga.

Hanya keyakinan bahwa semua akan mendapat balasan dari Dia. Dia yang punya banyak semua. Dia Yang Maha Adil. Dia Yang tidak bisa diancam. semoga Alloh menyadarkan mereka dan membebaskan negara ini dari para "TAI AYAM"...aaammiiiinnnn

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sialahkan Ungkapkan Perasaan Kalian