Kepada Bapak Joko Widodo Yang Saya Hormati
Mohon maaf pak. jika saya dengan lancang menulis sebuah surat yang mungkin tidak layak saya menuliskannya. Nama saya Widodo Dwi Riyanto, 24th, Ngawi. Saya bekerja sebagai guru GTT.
Pak Jokowi....
Saya ingin menyampaikan unek - unek saya sebagai rakyat Indonesia. Pak tolong jangan naikkan harga BBM. Saya tahu benar gagasan anda sangat bagus untuk menyampaikan langsung bantuan kepada rakyat. Tapi andai anda tahu dulu jaman ada BLT
banyak sekali kesenjangan sosial yang terjadi. banyak oknum pejabat yang mendahulukan keluarganya. banyak potongan sana sini. Dan itu terjadi begitu saja. dan bahkan sampai saat ini sudah rahasia umum jika hal itu mungkin akan terulang lagi.
banyak sekali kesenjangan sosial yang terjadi. banyak oknum pejabat yang mendahulukan keluarganya. banyak potongan sana sini. Dan itu terjadi begitu saja. dan bahkan sampai saat ini sudah rahasia umum jika hal itu mungkin akan terulang lagi.
Tolonglah bapak pikirkan lagi. karena untuk kami yang GTT ini masih serba sulit meski itu kadang justru yang memicu untuk bekerja lebih keras. tapi saya harap anda memikirkan nasib rakyat ini. Banyak yang didesa yang naik motor kemana - mana untuk jual sayur, jual air, jual ternak. bukan hanya mobil mewah yang ber PLAT hitam.
Kalo boleh sedikit memberikan sedikit ide yang mungkin sedikit tidak jelas. Mungkin pemakai mobil Plat Hitam dan Merah sudah tidak dilayani untuk premium subsidi, karena banyak sekali mereka yang KAYA tiba - tiba jadi MISKIN ketika masuk POM bensin. jika ada piham SPBU yang melanggar mungkin ijin usahanya bisa dibekukan sementara bahkan selamanya. Karena sepengetahuan saya miskin miskinnya para pemakai mobil itu tetap kaya.
Sekali lagi maaf untuk kelancangan saya....ini adalah teriakan sumbang dari lubuk hati saya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sialahkan Ungkapkan Perasaan Kalian