Hai....
Namaku widodo
Aku terlahir dari keluarga yang sederhana. Bapak tukang ojek dan penjaga gudang di KUD sedangkan ibu seorang guru SD.
Aku anak kedua dari 2 bersaudara.
Inilah sedikit curahan hatiku
Aku terlahir dalam kondisi keluarga masih pontang panting untuk pindah rumah...awal mula aku ingat dan paham mencari teman ketika aku umur sekitar 5/6 tahun.aku pindah dari asal aku dibesarkan. Meski gak terlalu jauh tapi yah titik itu adalah titik dimana aku seperti kehilangan jati diri.
Aku orang baru dilingkunganku sementara kakak dan ortuku sibuk dengan hidupnya masing - masing. Aku mencari teman bermain kesana kemari sampai akhirnya aku berteman dengan anak-anak cewek sekitar rumahku. Karena pada saat tu hanya mereka yang aku temukan. Setiap hari aku seperti dikerjain sama mereka.
Aku pada saat tu sudah berpikir,apakah teman tuh kayak gini?
Pada saat tu aku gak dapatkan rasa nyaman berteman. Tapi akibat aku berteman dengan cewek-cewek,para cowok disekitarku justru membullyku setiap hari sejak mereka mengenalku. Aku mengenal mereka sejak kelas 1 sd,karena hal itu aku menjauh dari teman-teman cewek dan disisi lain teman cowok juga menjauhiku karena dipikir aku cupu
Itulah momen awal aku menjadi orang caper karena aku seperti tak mendapatkan perhatian dari orang tua,teman dan orang2 disekitarku...aku seperti mengemis2 agar dijadikan teman,dan agR mereka mau menjDi temanku
..
Pada dasarnya...aku seperti ini karena dalam masa pertumbuhanku aku sangat kurang perhatian,dan masa SMA aku ikut banyaaak sekali organisasi ya mungkin karena dari organisasi aku mendapatkan banyak perhatian.
Perhatian yang sulit aku dapatkan dari keluarga dan teman. Karena bagiku berteman saja mudah tapi menjadi sahabat itu adalah hal yang sulit. Apalagi mendapatkan perhatian dari mereka.
Kata orang bijak,orang yang tertawa paling keras dia adalah orang yang justru hatinya paling kesepian. Ya seperti itulah aku.
Aku punya prinsip dari aku SD bersama temanku tadi bahwa tak apa aku terluka,tak apa juga aku gak bahagia asal disekitarku senang,disekitarku bahagia...dan melihat orang bahagia rasanya itu seneeeeng banget. Tapi kadang justru hati ini terasa sepi.
Banyak orang berkata aku tuh cerewet kayak wanita,tapi aku cuma ingin jadi orang yang perhatian,karena aku tau rasanya tak diperhatikan,tak diperdulikan.
Aku sangat kesepian, karena itulah teman sangat berarti buatku. Itu juga sebabnya aku sangat benci perpisahan. Karena sahabat bukan hal yang mudah dicari. Apalagi dengan segala kekuranganku.
Itu sebabnya aku suka berlebihan dalam perpisahan. Aku gak siap harus memulai mencari teman dan saahabat yang benar - benar dekat.
Aku justru suka membully seseorang. Tapi tu aku lakukan ya untuk membuat orang disekitarku tersenyum bahkan tertawa. Selanjutnya banyak orang yang akhirnya balik membullyku,tapi dengan tujuan ya hanya kesenangan dia dan menjatuhkanku.
Mungkin banyak orang benci padaku caper,cereweet dan sebagainya tanpa mereka tau kenapa aku bisa menjadi seperti iti. Sebagian justru membully aku dengan mengatakan aku hitam dan gendut meski kenyataan sih hehe.
Aku tak pernah perdulikan tu asal mereka tertawa,asal mereka bahagia dan asal
.
.
.
.
.
.
.
Asal mereka mau menjadi temanku😊
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sialahkan Ungkapkan Perasaan Kalian