Kadang kita berpikir kita sudah melakukan apapun yang
kita mampu untuk orang, tapi kita merasa menerima hal yang berbeda dengan
perlakuan orang. Merasa tak adil, dan bahkan seperti menyesal telah berbuat
baik.
Tapi tenang dulu. Bagaikan
bertani kita masih dalam berproses yaitu berusaha menjaga kebaikan ini tumbuh
subur sampai pada akhirnya membuat orang disekitar kita merasakan keteduhan
pohon kebaikan kita. Tidak ada yang sia – sia didunia ini. Meski kadang kita
merasa tidak adil tapi ingatlah disana ada Yang Maha Adil yang mengatur hidup
kita.
Kadang kita melihat banyak orang
jahat mabuk, judi bahkan judi tapi gak mati – mati. Tapi disisi lain orang yang
baik dan beriman malah cepet banget meninggal. Disini kita ibaratkan kita
mempunyai saldo atau jatah kenikmatan dan rezeki dari Tuhan. Orang yang mabuk,
malas dan jahat tapi sukses itu bagaikan semua saldonya diberikan semua didunia
sampai saldo dia disurga habis. Jadi biar dia nikmati semua kenikmatan yang
fana ini. Tapi mereka yang baik segera meninggal itu mungkin karena surga sudah
terlampau rindu padanya. Oleh Tuhan dia ditarik agar tak semakin menderita
dengan hidup didunia yang keras ini.
Tapi semua hanya Dia yang tau.
Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha menjadi hamba terbaik. Hidup ini indah
selama kita melakukan hal yang indah pula. Maksudnya setiap yang kita jalani
diniatkan dengan inadah, lakukan dengan ikhlas dengan maksimal. Banyak figur
yang bisa kita teladani.
Demikian share ku tentang
pengalamanku semoga berguna untuk kita. Slalu ngat orang tua dan jangan lupa
Dream, Pray and Action!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sialahkan Ungkapkan Perasaan Kalian